WEB SITE RESMI GKPI BUKIT SION YANG BARU

Puji Tuhan, Gereja GKPI Bukit Sion sekarang telah memiliki Web Site resmi yaitu : http://www.gkpibukitsionbatam.com. Jadi untuk berita berita terbaru (terupdate) silahkan check di halaman tersebut, Tuhan Memberkati.

GKPI BUKIT SION, BIDA AYU - M.KUNING, BATAM

Blog ini kami tujukan khususnya untuk seluruh jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) BUKIT SION Bida Ayu - Muka Kuning, Batam dan umumnya untuk seluruh saudara-saudari kami yang beragama Kristiani yang mungkin belum sempat beribadah pada Hari Minggu yang mungkin dikarenakan oleh aktifitas yang padat, sehingga melewatkan bahan renungan pada Minggu yang berjalan. Oleh karena itu, bapak dan ibu serta pemuda pemudi kami bisa membaca Summary atau ringkasan dari renungan Mingguan kita disini. Berita jemaat juga bisa dilihat di blog ini, seperti jadwal Evanggelisasi kita serta Renungan Harian yang dikutip dari berbagai sumber. Dalam bulan ini Gereja kami GKPI BUKIT SION akan melakukan pembangunan fisik gereja, oleh karena itu, kami memohon bantuan doa dari saudara-saudari yang berkunjung ke Blog kami. Semoga Blog ini bermanfaat dan dapat menjadi saluran berkat bagi kita semua, Tuhan Yesus Memberkati.

Hormat dan salam kami
JM. Hutagaol, SPd
(Sekretaris Jemaat GKPI BUKIT SION - Batam)

Monday, September 21, 2009

Renungan Harian, Senin 21 September 2009

MENGATASI KRISIS

Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman; "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu"
( Kejadian 26:2 )

Bagaimana Ishak mampu melewati masa krisis? Apa yang Ishak lakukan hingga ia mampu meraih kesuksesan besar di masa krisis sehingga Alkitab mencatat bahwa Ishak menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya? paling tidak, ada beberapa hal yagn dapat kita pelajari dari Ishak bagaimana ia mengubah krisis menjadi kelimpahan.

1. Tidak Pergi ke Mesir
Tuhan berfirman kepada Ishak agar ia jangan pergi ke Mesir. Mengapa Tuhan berfirman demikian? Tentu saja karena Ishak sudah berniat pergi ke Mesir sebagai cara untuk mengatasi masa kelaparan yang sedang terjadi. Memang pada saat itu Mesir memiliki peradabaan dan kebudayaan yang sangat maju hingga boleh dikatakan bahwa Mesir adalah metropolis dunia pada saat itu. Dalam konteks teologia, Mesir adalah gambaran dunia, ikatan dosa, dan hawa nafsu kedagingan. Itu sebabnya jika kita sedang menghadapi krisis, jangan pernah kita lari ke Mesir (dunia) karena sesungguhnya Mesir tidak bisa menjadi jawaban bagi kita. Bandingkan dengan yesaya 31:1 "Celakalah orang-orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan, yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, dan kepada pasukan berkuda yang begitu besar jumlahnya, tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tidak mencari TUHAN"

2.Hidup dalam ketaatan
Apa respons Ishak ketika Tuhan melarangnya untuk pergi ke Mesir? Dia tetap tinggal di Gerar, dengan kata lain Ishak taat kepada Firman Tuhan. Apa jadinya jika Ishak tidak taat dan tetap nekat pergi ke Mesir? Barangkali ceritanya bakal berbeda. Ketaatan selalu mendatangkan berkat dan kebaikan. Itu sebabnya di masa krisis seperti ini, hendaklah kita memiliki ketaatan kepada Firman Tuhan. Lakukanlah apa kehendak Tuhan di dalam hidup kita dan jangan pernah menyimpang ke kanan ke kiri, maka perjalanan hidup kita akan beruntung di masa krisis ini. (Kwik)

Ketaatan menghasilkan berkat
Dikutip dari : Renungan Harian Spirit Edisi September 2009

No comments: