WEB SITE RESMI GKPI BUKIT SION YANG BARU

Puji Tuhan, Gereja GKPI Bukit Sion sekarang telah memiliki Web Site resmi yaitu : http://www.gkpibukitsionbatam.com. Jadi untuk berita berita terbaru (terupdate) silahkan check di halaman tersebut, Tuhan Memberkati.

GKPI BUKIT SION, BIDA AYU - M.KUNING, BATAM

Blog ini kami tujukan khususnya untuk seluruh jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) BUKIT SION Bida Ayu - Muka Kuning, Batam dan umumnya untuk seluruh saudara-saudari kami yang beragama Kristiani yang mungkin belum sempat beribadah pada Hari Minggu yang mungkin dikarenakan oleh aktifitas yang padat, sehingga melewatkan bahan renungan pada Minggu yang berjalan. Oleh karena itu, bapak dan ibu serta pemuda pemudi kami bisa membaca Summary atau ringkasan dari renungan Mingguan kita disini. Berita jemaat juga bisa dilihat di blog ini, seperti jadwal Evanggelisasi kita serta Renungan Harian yang dikutip dari berbagai sumber. Dalam bulan ini Gereja kami GKPI BUKIT SION akan melakukan pembangunan fisik gereja, oleh karena itu, kami memohon bantuan doa dari saudara-saudari yang berkunjung ke Blog kami. Semoga Blog ini bermanfaat dan dapat menjadi saluran berkat bagi kita semua, Tuhan Yesus Memberkati.

Hormat dan salam kami
JM. Hutagaol, SPd
(Sekretaris Jemaat GKPI BUKIT SION - Batam)

Thursday, April 30, 2009

~Renungan Harian Kamis, tanggal 30 April 2009

SAHABAT SEJATI
Yesaya 40 : 25 - 31

Ada gula, ada semut. Peribahasa ini tampak begitu nyata dalam kehidupan orang-orang yang ditinggalkan teman-temannya pada saat mengalami kegagalan. Kenyataan membuktikan bahwa lebih mudah mendapatkan teman pada saat segala sesuatunya berjalan dengan baik, sukses, dan gemilang. Tetapi di saat-saat yang sulit; dalam kebangkrutan, kegagalan dan penderitaan, mereka berpaling pergi. Teman sejati adalah mereka yang tidak meninggalkan temannya sekalipun dalam duka dan keadaan sulit.

Melebihi seorang teman sejati di du¬nia, Tuhan adalah Sahabat sejati bagi kita. Dia tak pernah meninggalkan kita dalam situasi seburuk apa pun. Firman-Nya, “Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau” (Yosua 1:5). Saat dunia mencampakkan orang yang gagal, Dia justru datang untuk menolong orang-orang yang sakit, menghibur yang berduka, memberikan kelegaan kepada mereka yang letih lesu dan berbeban berat, memberikan kekuatan kepada yang lelah, dan menambah semangat kepada yang tak berdaya. Dia sangat peduli kepada kita!

Saat ini, apakah Anda sedang membutuhkan dukungan semangat dari seorang teman? Sekalipun Anda tidak dapat melihat-Nya secara fisik, Anda dapat merasakan kehadiran-Nya dengan nyata. Dia memberikan dukungan semangat setiap saat kepada kita untuk terus berjuang melakukan yang terbaik. Dia tak pernah mengabaikan kita. Dia selalu ada bagi kita, Dia sangat mengasihi kita. Hidup kita begitu berharga bagi-Nya, sehingga Dia memberikan nyawa-Nya untuk menebus kita. Maka, bersandarlah teguh kepada-Nya. Andalkanlah Dia, Sahabat kita, Sang Sumber kekuatan kita.

MELANGKAHLAH BERSAMA-NYA, SAHABAT SEJATI KITA MAKA TIDAK ADA ALASAN BAGI KITA UNTUK MENYERAH DALAM HIDUP!


MUTIARA KATA HARI INI
Nasib bukanlah sebab tetapi akibat, meskipun anda bebas memilih pemahaman yang sebaliknya.

Penulis: Helen Aramada

Saturday, April 25, 2009

~Renungan Harian Sabtu, tanggal 25 April 2009

KISAH SEKUNTUM BUNGA MATAHARI

Yesaya 43:4; Kisah Para Rasul 20:35


Sekuntum bunga matahari tumbuh diantara sampah – sampah dan barang – barang bekas. Bunga matahari itu begitu sedih karena tidak tumbuh di taman yang indah, bersih dan luas seperti teman-temannya yang lain. Di tempat pembuangan sampah dan barang – barang bekas tersebut, tidak ada orang yang menikmati keindahannya, juga tidak ada kupu –kupu yang mau hinggap diatasnya. Bunga matahari tersebut selalu bersedih jika memikirkan nasibnya.

Disuatu pagi yang cerah, seekor burung gereja datang dan hinggap disebuah dahan pohon persis di samping bunga matahari “Hai, kamu kelihatan sangat cantik”, kata burung gereja. “tidak, saya jelek. Lihatlah teman – teman saya yang jauh kelihatan lebih anggun karena tumbuh ditaman yang bersih dan terawatt. Mereka jauh lebih tinggi dan bunganya juga lebih indah”. Jawab bunga matahari sedih. “Tidak menurut saya, kamu jauh lebih cantik,” kata burung gereja. Setelah itu ia terbang meninggalkan bunga matahari. Sejak hari itu, burung gereja selalu mengunjungi bunga matahari dan mereka pun menjadi sahabat.

Hari demi hari, bunga itu memperlihatkan banyak perubahan, warnanya semakin cerah, ia semakin tinggi dan subur. Tetapi beberapa hari kemudian, burung gereja tidak datang lagi menemui bunga matahari. Satu, dua, tiga hari…burung itu tak kunjung muncul. Bunga matahari menjadi cemas apakah yang sudah terjadi terhadap burung gereja. Keesokan paginya, bunga matahari itu diam dan tak berdaya dibawahnya. Dia kelihatan sangat lemah “beberapa hari saya tidak mendapatkan makanan dan saya kini sangat lemah. Saya datang kesini agar mati didekatmu,” kata burung gereja. “jangan …..jangan…….kamu tidak boleh mati,” teriak bunga matahari. Setelah itu, bunga matahari menundukkan kelopak bunganya dan biji-biji bunganya berjatuhan kebawah. Dengan tenaga yang masih tersisa, burung gereja mematuk biji bunga matahari dan memakannya. Ia pun kembali mendapatkan tenaga yang baru. Keesokan paginya ia hendak berterima kasih kepada bunga matahari, tetapi betapa kagetnya dia ketika menemukan kelopak bunga matahari itu telah rontok. “Jangan pikirkan saya, sudah saatnya bagi saya untuk mati. Dulu saya mengira bahwa keberadaan saya disini tidak berguna, tetapi sekarang saya menyadari bahwa Tuhan punya maksud untuk segala sesuatunya. Saya sadar bahwa hidup saya begitu berarti. Kamu sudah menyadarkan saya bahwa hidup saya sangat berarti,” kata bunga matahari.

Saudara, Tuhan punya maksud untuk hidup kita. Dia tidak pernah menciptakan sesuatu dengan sia – sia, jadi buanglah rasa tidak berarti. Temukan dan lakukan sesuatu yang akan memberkati orang lain, dengan demikian hidup kita akan lebih berarti. Berilah juga dorongan kepada mereka yang merasa bahwa hidupnya tidak berarti. Beritahukan kelebihan yang mereka miliki, yang dapat mereka gunakan untuk memberkati sesama.

DOA

Bapa, aku bersyukur karena Engkau punya maksud tertentu dalam hidupku. Pakailah aku untuk memberkati sesame dan memuliakan namaMu. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin

KATA BIJAK

Lakukan sesuatu bagi orang lain dan anda akan merasakan kebahagiaan orang lain.

MUTIARA KATA HARI INI

Ada resiko yang tidak bisa kita hindari jika kita melangkah, tetapi akan lebih berisiko lagi kalau kita tidak melangkah kemana pun.


Sumber : Manna Sorgawi Edisi April 2009

Friday, April 24, 2009

~Renungan Harian Jumat, tanggal 24 April 2009

SUAMI TAKUT ISTRI

Kolose 3 : 18 - 19

Diulang tahun ke-60 pernikahan mereka, sepasang suami istri yang sudah mempunyai banyak cucu dab buyut merayakan ulang tahun pernikahan tersebut dengan meriah. Banyak tamu-tamu yang diundang untuk turut menikmati kebahagiaan yang mereka rasakan.Salah satu dari undangan meminta kepada pasangan suami-istri tersebut untuk memberitahukan rahasianya mengapa pernikahan mereka langgeng. Padahal waktu waktu masih pacaran, mereka selalu beradu pendapat dan bertengkar. Sebelum bercerita, sang suami yang kini sudah menjadi kakek itu memandang kepada istrinya sambil tersenyum.

Semua berawal dari bulan madu kami. Waktu itu kami dua berbulan madu di suatu daerah yang sejuk. Disana kami menyewa keledai sebagai tunggangn. Keledai istri saya seoertinya bermasalah jika berjalan. Baru berjalan sekitar 500 meter, istri saya jatuh karena ulah si keledai. Istri saya berdiri dan menempelkan telunjuknya dijidat keledai sambil berkata, “ini peringatan pertama ya”. Setelah itu dia naik lagi. Tetapi belum sampai 300 meter, istri saya jatuh lagi. Sambil menempelkan jari telunjuknya kejidat keledai, istri saya menatap tajam ke mata keledai itu dan berkata “ini peringatan kedua bagi kamu”. Istri saya naik lagi ke keledai nya. Baru berjalan 200 meter, istri saya jatuh lagi. Ia segera berdiri, menempelkan telunjuknya di jidat keledai itu seraya berkata, “ini peringatan terakhir bagi kamu”. Untuk ketiga kalinya istri saya mencoba menunggangi lagi keledai nya. Baru beberapa langkah istri saya terjatuh lagi untuk ke empat kalinya. Ia pun segera mengambil pistol dari tas nya dan menembak mati sang keledai. Melihat tindakan istri saya, tentu saja saya marah kepadanya. Tetapi ia segera mendekati saya, menempelkan telunjuknya di jidat saya dan berkata, “ini peringatan pertama kamu menentang aku.” Ada dua pelajaran penting yang kita petik dari kisah ini.

Pertama, jangan buat pasangan anda hidup dalam tekanan. Para istri, hormati dan kasihilah suami mu, jangan suka mengancam. Ada rumah tangga yang kelihatannya aman, tetapi sebenarnya salah satu dari pasangan itu mungkin saja hidup dalam ketertekanan. Sekalipun anda mendapatkan pasangan yang sabar dan bisa menuruti semua keinginan anda, tetapi ingatlah bahwa jauh didalam hati kecilnya dia juga ingin sama seperti anda, ingin merasakan kebebasan. Dan lagi, bukankah kewajiban istri untuk menghormati suami dan tunduk kepadanya?? (Kol 3: 18)

Kedua, mengalah terhadap pasangan sangatlah penting. Salah satu alas an megapa sebuah rumah tangga bisa langgeng adalah karena ada yang mau mengalah. Flp 2:4 mengajarkan agar kita tidak hanya memperhatikan kepentingan kita sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. Mengalah merupakan wujud dari kepedulian kepada orang lain.

DOA

Bapa, jadilah kepala atas rumah tangga kami dan berilah kami hati yang saling menghormati, mengasihi dan mau mengalah. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin

KATA BIJAK

Pasangan adalah belahan jiwa kita, menyakiti hatinya sama saja menyakiti diri sendiri.

MUTIARA KATA HARI INI

Jika anda terus melatih diri, maka anda tidak hanya akan menjadi orang ahli yang terlatih, tetapi juga akan ahli melatih.


Sumber: Manna Sorgawi Edisi April 2009

~Renungan Harian Kamis, tanggal 23 April 2009

MENGENAL SANG GEMBALA
Mazmur 23 : 1-6


Sebuah gereja hendak merayakan ulang tahunnya yang ke - 200. Jemaat mempersiapkan acara yang sangat meriah untuk perayaan ulang tahun tersebut. Orang-orang yang berada disekitar gereja itu turut di undang. Pak Pendeta menyambut dengan ramah semua tamu yang datang, sambil mempersilahkan mereka duduk. Pendeta itu dikenal sebagai orang yang sangat baik, ia disukai oleh jemaatnya dan semua orang yang mengenalnya begitu sayang kepadanya.

Untuk acara hiburan, pendeta sudah mengundang seorang aktor terkenal untuk menyampaikan sambutan dalam perayaan ulang tahun gereja tersebut. Para undangan sudah tidak sabar untuk mendengarkan apa yang akan disampaikan oleh aktor terkenal itu. Ketika memulai sambutannya, para undangan kaget karna aktor tersebut memulainya dengan membacakan Mazmur 23, "Tuhan gembalaku yang baik". Para undangan tidak sabar ingin mendengarkan bagai mana seorang aktor menguraikan Mazmur 23. Setelah selesai memberikan sambutan, hadirin memberikan tepuk tangan yang meriah. Tetapi aktor itu mendekati pendfeta dan memintanya untuk mengupas Mazmur 23 dengan caranya sendiri. Pendeta tersebut tidak yakin bahwa kupasannya akan menarik, karena sebelumnya, aktor terkenal sudah mengupas topik yang sama. "saya ini bukan aktor, para undangan akan menertawakan saya setelah mendengar anda". Tetapi karena dipaksa, dengan enggan Pendeta itu maju ke depan.

Pendeta mulai berbicara tentang Mazmur 23 dab dia terus berbicara mengenai "Tuhan gembala yang baik", topik yang sangat dicintainya. Para undangan diam dan mendengarkan hingga pendeta menyelesaikan sambutannya. Sebagian besar orang yang hadir meneteskan air mata, kemudian terdengarlah tepuk tangan yang sangat meriah memenuhi ruangan. Setelah pendeta duduk, aktor itu berbisik kepadanya "Coba lihat kawan, saya mungkin tahu tentang Mazmur itu, tetapi yang pasti anda mengenal sang Gembala."

Mengenai Yesus artinya memiliki pengalaman hidup bersama dia dan bukan sekedar tahu tentang Dia. Pengetahuan tentang Yesus lebih melibatkan pikiran, tetapi pengenalan akan Yesus lebih melibatkan hati. Tentu pengenalan Yesus tidak terjadi begitu saja. Butuh kesediaan kita untuk membangun hubungan denganNya didalam Do, perenungan, penyembahan dan pembacaan Firman Tuhan.

Suatu malam usai berdoa, saya terdorong menyanyikan lagu "How Great Thou Art" atau "Aku memuji KebesaranMu". Saya menyanyikan lirik - demi lirik dengan air mata mengalir, karena saya mengenal gembala yang ajaib itu, saya mengalami keajaiban demi keajaiban yang Ia lakukan didalam hidup saya. Saya bersyukur untuk pasangan hidup, anak, kesehatan, tempat tinggal, pekerjaan dan segalanya. Bagi saya semua itu adalah keajaiban dari Sang Gembala, keajaiban yang hanya disadari oleh mereka yang mengenal Nya.

DOA
Ya Tuhan, aku bersyukur karena mengenalMu. Terimakasih untuk banyak hal yang sudah Engkau beri kepadaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku bersyukur. Amin

KATA BIJAK
Jika kira mengenal seseorang dengan baik, maka kita akan lebih mudah mempercayainya.

MUTIARA KATA HARI INI
Jangan menjadikan kesibukan sebagai alasan untuk meninggalkan kebiasaan untuk mengembangkan diri.

Sumber Manna Sorgawi Edisi April 2009

Thursday, April 16, 2009

SARJANA DI USIA SENJA

Renungan Harian Kamis, 16 April 2009
Baca Nehemia 6 : 15 - 16

Adalah seorang ibu yang juga boleh di sebut sebagai seorang nenek karena sudah mempunyai cucu, bernama Julinah Soenartuti. Usianya sudah mencapai 77 tahun. Orang biasa memanggilnya dengan sebutan Ibu Roedjito. Salah satu hal yang bias diteladani dari Ibu Roedjito adalah semangatnya. Ibu Roedjitoo sangat bersemangat untuk belajar. Bias dibayangkan, diusianya yang sudah 77 tahun tersebut, Ibu Roedjito memperoleh gelar Sarjana Theologia dari sekolah Tinggi Theologia Skriptura, Depok. Tentu saja ada yang pro dan kontra dengan keberhasilan Ibu Roedjito menyandang gelar Sarjana Theologia tersebut. Tetapi sejauh yang terdengar, kebanyakan orang memuji keberhasilannya “Bukan Ibu Roedjito kalau tidak bisa meraih gelar itu,” kata seorang hamba Tuhan yang selalu memantau dan turut membantu dalam keberhasilan Ibu Roedjito. Seorang hamba Tuhan yang lain berkata “ Ibu luar biasa, saya sendiri sudah sering lupa dan tidak bisa mengingat pelajaran-pelajaran”.

Keberhasilan Ibu Roedjito menggugah semangat kebanyakan pemuda, khususnya yang masih bersekolah. “wah sauya jadi bersemangat kembali”. Malu kalah dari Ibu Roedjito” kata seorang pemuda.di usia yang sudah 77 tahun, gelar itu sendiri tentunya sudah tidak banyak berguna, tetapi pelajaran yang didapatkan membantu Ibu Roedjito dalam pelayanan yang masih aktif digelutinya ”Saya tidak semata-mata mengejar gelar, tetapi pelajara yang saya dapat bisa menjadi bahan evaluasi dari pelayanan yang selama ini saya lakukan dan jika ada yang belum saya lakukan akan saya lakukan”, kata Ibu Roedjito. Dalam meraih gelar tersebut, bukan berarti lancar-lancar saja. Ada juga kendala yang dihadapi Ibu Roedjito, khususnya dalam penulisan skripsi. Adakalanya merasa sangat kesulitan dan mengalami kekecewaan, bahkan tidak jarang mengalami sakit, tetapi semangatnya untuk berhasil membuat Ibu Roedjito bisa mengatasi masalah-masalah tersebut. Meskipun demikian, Ibu Roedjito tetap mengakui bahwa Tuhanlah yang menolongnya sampai dia berhasil.

Kisah tokoh-tokoh yang mempunyai semangat tinggi juga di catat dalam Alkitab. Salah satunya adalah kisah Nehemia. Nehemia adalah orang yang mempunyai semangat tinggi dan pantang menyerah. Dia berhasil mengalahkan sehala tantangan dalam usahanya membangun kembali tembok Yerusalem. Sekalipyn demikian, dia juga mengaku bahwa keberhasilannya itu adalah pertolongan Tuhan.

Untuk mencapai keberhasilan memang tidak mudah. Banyak kesulitan yang siap menghadang langkah kita. Kesulitan itu akan terus mendesak kita untuk berkata “Mustahil.” Kita membutuhkan pertolongan Tuhan. Tetapi Tuhan akan menolong jika kita tetap mempunyai semangat untuk meraih keberhasilan itu dan siap mengatasi segala kesulitan yang ada. Untuk itu tetaplah semangat dan berserahlah kepada Tuhan.

DOA
Bapa, aku ingin berhasil. Aku bersemangat untuk mencapainya. Tolonglah aku jika aku mengalami kesulitan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin

KATA KATA BIJAK HARI INI
Perpaduan antara semangat dan pertolongan Tuhan membuahkan hasil yang menakjubkan.

MUTIARA KATA HARI INI
Memang engkau tidak selalu memenangkan permainan hidup, tetapi akan berguna kalau dirimu sudah bermain.

Sumber : Manna Sorgawi (Mansor)

Monday, April 13, 2009

Kasih Yang Teruji

Renungan Harian Senin, 13 April 2009
Baca 1 Timotius 5 : 23

Siang itu adik sepupuku datang ke kos dengan membawa tas berisi makanan yang dikirimkan tanteku yang bungsu. Tante yang selama beberapa waktu ini hampir kuabaikan karena kesibukan kerja dan pelayanan. Di sela-sela kesibukannya, tante masih sangat memperhatikanku, terutama ketika aku sakit. Kalau mendengar aku sakit, tante selalu berkata, "Siapa yang mengurus makananmu di kos? Datang saja ke sini karena di sana tidak ada yang mengurusmu, semua temanmu kan kerja. Kau sudah pergi ke dokter? Kalau tidak ada uang beritahu Tante ya, biar tante transfer." Itulah bentuk perhatian tante yang selalu menyejukkan hati.

Aku ingat, dulu tantelah yang membawaku pertama kali ke Jakarta walaupun dia sendiri memiliki empat orang anak berusia remaja yang cukup menyita waktu dan tenaganya. Tante tak pernah menganggapku sebagai orang lain, dia selalu menganggapku seperti putrinya sendiri. Masih terekam kuat di benakku, semasa aku kuliah dia selalu menunjukkan kemurahan hatinya. Setiap kali aku akan pulang ke kos, dia selalu mengisi tasku dengan bekal untuk 2 hari dan tak lupa menyelipkan uang Rp. 20.000,-. Uang itu begitu berharga bagiku yang memiliki banyak kebutuhan. Suatu kali ketika aku terkena penyakit yang cukup serius, dia begitu telaten mengurusku sampai ibuku datang dari Sumatera.

Siang itu setelah sepupuku pulang, aku menelepon tante untuk mengungkapkan rasa terima kasihku. "Tan, terima kasih banyak untuk semua perhatian dan kebaikan Tante yang tak pernah berubah," kataku dengan suara yang bergetar karena haru, "Kau ini kenapa kok tiba-tiba ngomong seperti itu?" tanya tante. "Tan, maaf ya kalau selama ini aku jarang pulang ke rumah Atante karena sibuk kerja dan pelayanan," kataku melanjutkan. "Ya, Tante maklum kok. Makanannya dimakan, istrahat yang cukup dan jangan lupa tetap berdoa ya biar cepat sembuh." Katanya berpesan. Keluarga adalah harta berharga yang seharusnya tidak boleh lalai untuk diperhatikan. Keadaan sakit selama beberapa hari telah membuatku kembali merenung dan membuat komitmen yang baru untuk lebih memberikan waktu bagi keluargaku serta orang-orang yang mengasihiku dengan ketulusan hati mereka. Tanpa dukungan mereka, pastilah lebih sulit menghadapi hari-hari yang berat seperti ini.

"Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur sedikit, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah." Firman ini menunjukkan kepada kita bagaimana Rasul Paulus peduli dengan kesehatan Timotius. Perhatian yang ditunjukkan oleh Paulus merupakan wujud kasih Kristen yang sudah teruji, yang tidak lagi melihat dan mengutamakan kepentingan diri sendiri, namun juga mau peduli kepada kebutuhan orang lain. Sebagai murid-murid Kristus, mari kita belajar untuk mengasihi sesama kita lebih lagi, terutama keluarga dan teman-teman yang ada di sekitar kita.

DOA
Tuhan, aku berterima kasih untuk mereka yang tetap menjadi saudaraku di dalam kesesakan. Berkatilah mereka dengan kelimpahan kasihMu. Dalam nama Tuhan yesus aku berdoa, Amin.

Kata Kata Bijak Hari Ini
Kasih bukanlah kata-kata indah yang diucapkan, tetapi perhatian dan tindakan yang lebih nyata. (Ester Chim)

Mutiara Kata Hari Ini
Jangan pernah kehilangan pandangan untuk meraih prestasi terutama ketika kesusahan, kesulitan dan penderitaan menghimpit. (Henry Fielding)

Sumber : Manna Sorgawi (Mansor)